Cerita Lucu di Farmasi
Cerita farmasi Farmasi Lucu lucu[caption id="attachment_970" align="alignleft" width="300"]
cerita lucu di farmasi[/caption]
Oleh Putro Narendro, tentang "Tante2 Pelanggan Apotek":
Di apotek, seorang tante2 tampak kebingungan seperti ada yg mau dia beli, tapi dia malu mengatakannya. akhirnya seorang asisten apoteker menegurnya,
Saat-saat dimana Dokter memerlukan Apoteker.
Seorang dokter diminta untuk memberikan paparannya disebuah seminar kesehatan lingkungan hidup. Karena merasa tidak punya cukup waktu untuk menghapal, maka Dokter tersebut pun telah berhasil merankum paparannya dalam
Oleh Putro Narendro, tentang "Tante2 Pelanggan Apotek":
Di apotek, seorang tante2 tampak kebingungan seperti ada yg mau dia beli, tapi dia malu mengatakannya. akhirnya seorang asisten apoteker menegurnya,
AA : Tante mau beli apa ?
Tante2 : Ah...enggak kok, saya cuma mau tanya
AA : Masalah apa ya ?
Tante2 : Maaf, apakah apotek ini menjual kondom dengan ukuran Double XL ?
AA : Oh iya ada, tante mau beli ?
Tante2 : Tidak kok...saya hanya menunggu seorang pria yang membelinya :)
Tante2 : Ah...enggak kok, saya cuma mau tanya
AA : Masalah apa ya ?
Tante2 : Maaf, apakah apotek ini menjual kondom dengan ukuran Double XL ?
AA : Oh iya ada, tante mau beli ?
Tante2 : Tidak kok...saya hanya menunggu seorang pria yang membelinya :)
Tidak enaknya bila "cegukan", biasanya cuma diketawakan tapi ini...
Seorang pria datang ke apotek untuk berkonsultasi kepada Apoteker mengenai obat apa yang baik untuk cegukan. Dengan tiba-tiba sang Apoteker mendekati pria tersebut, dan langsung menampar wajahnya dengan keras.
"Mengapa kau lakukan itu?" Pria itu bertanya dengan nada marah.
"Nah dengan demikian, anda tidak cegukan lagi kan!" Ujar sang Apoteker dengan santai.
Namun pria itu kembali menjawab: "Tentu saja saya tidak. Tuh istri saya yang dimobil itu yang cegukan dari semalam" :)
Saat-saat dimana Dokter memerlukan Apoteker.
Seorang dokter diminta untuk memberikan paparannya disebuah seminar kesehatan lingkungan hidup. Karena merasa tidak punya cukup waktu untuk menghapal, maka Dokter tersebut pun telah berhasil merankum paparannya dalam